Perbandingan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Di Desa Penyesawan Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris Tahun 2025
By ADE DITA PUTERI S.KM, MPH
17 Feb 2026
Perbandingan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Di Desa Penyesawan Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris Tahun 2025
Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) berperan penting dalam menjaga derajat kesehatan masyarakat, terutama dalam mencegah penyakit berbasis lingkungan terutama penyakit diare. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan PHBS terhadap kejadian diare di daerah kumuh dan non kumuh Desa Penyesawan Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris tahun 2025. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 26 Juni–4 Juli 2025 dengan jumlah sampel 115 orang ibu yang memiliki balita menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil analisa univariat diperoleh 36 responden (55,4%) yang tidak ASI eksklusif dan tidak mengonsumsi makanan sehat, 38 responden (58,5%) yang tidak cuci tangan pakai sabun, 41 responden (63,1%) yang tidak memiliki ketersediaan air bersih, dan 35 responden (53,8%) yang BABS. Hasil uji chi square adanya perbedaan yang signifikan antara ASI eksklusif (p value = 0,001), cuci tangan pakai sabun (p value= 0,001), makanan sehat (p value = 0,002), ketersediaan air bersih (p value = 0,001), dan BABS (p value = 0,001) terhadap kejadian diare di daerah kumuh Desa Penyesawan wilayah kerja Puskesmas Air Tiris Tahun 2025. Kesimpulan terdapat perbedaan yang signifikan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terhadap penyakit diare daerah kumuh dan non kumuh Desa Penyesawan Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris Tahun 2025. Masyarakat daerah kumuh diharapkan mengikuti edukasi PHBS untuk meningkatkan pengetahuan dan mencegah penyakit berbasis lingkungan